Mengenal Mikrokontroler ATmega328 Otak Arduino Uno

Pulangsore.com | Board Arduino Uno hanyalah sebuah PCB yang tidak berguna jika tidak ditanamkan mikrokontroler. Chip ATmega328 menjadi pilihan pendiri Arduino dalam menentukan otak board Arduino Uno. ATmega328 adalah mikrokontroler menggunakan arsitektur RISC 8 bit yang dibuat oleh Atmel yang merupakan bagian dari keluarga megaAVR.

Spesifikasi ATmega
Mengutiip dari Wikipedia, sebagai mikrokontroler yang hanya mengandalkan lebar data 8 bit ternyata spesifikasi ATmega328 biasa-biasa saja bahkan terbilang sederhana untuk mikroprosesor saat ini. Yang membuatnya populer dan menarik adalah harganya sangat terjangkau bahkan untuk siswa SMP/SMA sekallipun disamping penggunaannya yang mudah serta infromasinya cukup melimpah di internet.

ATmega328 yang digunakan board Arduino Uno dikemas dalam DIP-28 yang berarti memiliki 28 pin yang masing-masing pin memiliki fungsi sebuah mikrokontroler. Atmel juga mengeluarkan beberapa varian mikrokontroler ini yang kemas dalam 32 pin.

Dibawah adalah spesifikasi yang di copas langsung dari datasheet ATmega328

High Performance, Low Power AVR® 8-Bit Microcontroller Family

Advanced RISC Architecture
̶ 131 Powerful Instructions – Most Single Clock Cycle Execution
̶ 32 x 8 General Purpose Working Registers
̶ Fully Static Operation
̶ Up to 20 MIPS Throughput at 20MHz
̶ On-chip 2-cycle Multiplier

High Endurance Non-volatile Memory Segments
̶ 32KBytes of In-System Self-Programmable Flash program memory
̶ 1KBytes EEPROM
̶ 2KBytes Internal SRAM
̶ Write/Erase Cycles: 10,000 Flash/100,000 EEPROM
̶ Data retention: 20 years at 85°C/100 years at 25°C(1)
̶ Optional Boot Code Section with Independent Lock Bits

In-System Programming by On-chip Boot Program

True Read-While-Write Operation
̶ Programming Lock for Software Security

Peripheral Features
̶ Two 8-bit Timer/Counters with Separate Prescaler and Compare Mode
̶ One 16-bit Timer/Counter with Separate Prescaler, Compare Mode, and Capture Mode
Real Time Counter with Separate Oscillator
̶ Six PWM Channels

Temperature Measurement
̶ Programmable Serial USART
̶ Master/Slave SPI Serial Interface
̶ Byte-oriented 2-wire Serial Interface (Philips I2C compatible)
̶ Programmable Watchdog Timer with Separate On-chip Oscillator
̶ On-chip Analog Comparator
̶ Interrupt and Wake-up on Pin Change

Special Microcontroller Features
̶ Power-on Reset and Programmable Brown-out Detection
̶ Internal Calibrated Oscillator
̶ External and Internal Interrupt Sources
̶ Six Sleep Modes: Idle, ADC Noise Reduction, Power-save, Power-down, Standby, and Extended Standby

I/O and Packages
̶ 23 Programmable I/O Lines

Operating Voltage: 1.8 until  5.5V

Temperature Range:  -40°C to 85°C

Speed Grade:  0 – 4MHz@1.8 – 5.5V, 0 – 10MHz@2.7 – 5.5.V, 0 – 20MHz @ 4.5 – 5.5V

Power Consumption at 1MHz, 1.8V, 25°C
̶ Active Mode: 0.2mA
̶ Power-down Mode: 0.1μA
• Power-save Mode: 0.75μA (Including 32kHz RTC)

Terlihat begitu rumit dan complecated. Namun ketika kita menggunakan Arduino Uno R3 semuanya akan jauh berbeda.

 

Iklan
Jual Arduino Uno R3 Board

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*